Penyaluran Bansos dan BLT Bermasalah, Hubungi Nomor Layanan Ini

Penyaluran Bansos dan BLT Bermasalah, Hubungi Nomor Layanan Ini
0 Komentar

JAKARTA-Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan layanan pengaduan permasalahan penyaluran bantuan sosial (bansos). Permasalahan yang dilayani pengaduannya meliputi, salah sasaran, penyelewengan, pungli, dan sebagainya.

Mengutip informasi pada akun Instagram resmi Kemensos, @kemensosri disebutkan jika masyarakat dapat melaporkan permasalahan itu melalui nomor WhatsApp 0811 10 222 10. Selain itu, masyarakat dapat mengirimkan email ke alamat [email protected]

https://www.instagram.com/p/B_eBJjLnPW2/?igshid=8bymecaemvm3

Kemensos menjelaskan nomor layanan WhatsApp tersebut tidak menerima telepon, hanya pesan saja. Selain itu, layanan tersebut tidak ditujukan untuk pendaftaran penerima bansos Kemensos.

Baca Juga:Viral Penampakan Supermoon Berbentuk Lafaz AllohPositif Terinfeksi Virus Corona, Wiranto Isolasi Diri

Jika masyarakat menemukan permasalahan penyaluran bansos, maka dapat mengirimkan pesan dalam format nama lengkap (spasi) nomor KTP (spasi) alamat lengkap (spasi) aduan.

Untuk diketahui, pemerintah memberikan bantuan kepada warga terdampak pandemi. Bantuan itu berupa bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan ke depan dan paket sembako.

Kemensos sendiri menyalurkan BLT senilai Rp600 ribu per bulan per kepala keluarga (KK) diberikan kepada masyarakat di luar Jabodetabek. Rencananya, dana senilai Rp600 ribu akan diberikan selama tiga bulan.

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan kepada keluarga penerima manfaat yang sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan pemerintah daerah di luar Jabodetabek.

“Siapa yang menerima adalah seluruh seluruh keluarga yang ada di dalam data terpadu kami, yang belum terima bansos seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), ataupun nanti Kartu Prakerja,” kata Menteri Sosial Juliari Batubara belum lama ini.

Kementerian Sosial mencatat setidaknya ada 9 juta jiwa yang masuk kategori penerima BLT dari. Namun, ia mengatakan pemerintah masih menyisir data tersebut.

“BLT yang di luar itu semua, saya sudah lihat angkanya 9 juta, tapi sepertinya tidak sampai,” tuturnya.

Baca Juga:Youtuber Ferdian Paleka Ditangkap di Tol Tangerang-Merak, Tapi Boong Trending TwitterJika Isu Perbudakan ABK WNI Benar, Menlu: Tiongkok Tidak Bisa Lepas Tangan

Selain BLT, Kemensos juga memberikan paket sembako senilai Rp600 ribu per bulan yang diberikan secara ‘cuma-cuma’ kepada masyarakat yang tinggal di wilayah Jabodetabek. Paket sembako akan diberikan per KK selama tiga bulan.

0 Komentar