Dibekuk di Bandara, Mau ke Mana Ridwan Usai Bunuh Sekeluarga?

ridwan, pembunuh satu keluarga

KLIKSATU.COM | BANDA ACEH – Polisi berhasil menangkap Ridwan (22) terduga pelaku pembunuhan sadis tiga orang sekeluarga di Banda Aceh. Dia diciduk di Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA) Sumatera Utara. Mau kabur ke mana?

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar, mengatakan, usai membunuh, pelaku selanjutnya melarikan diri ke arah barat Aceh. Dari sana, dia menempuh jalur darat hingga sampai ke Sumetera Utara. Saat sedang berada di bandara, polisi akhirnya menciduknya.

“Pelaku belum punya arah dan belum punya tujuan mau ke mana. Karena saat ditangkap, pelaku belum memiliki tiket pesawat,” kata Misbahul kepada wartawan di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (11/1/2018).

Pelaku Ridwan diketahui baru bekerja sebagai sopir mobil barang milik korban selama tiga bulan. Menurut Misbahul, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena merasa sakit hati sering dimarahi. Ridwan membunuh ketiga korban secara sadis.

Baca juga: Satu Keluarga Tionghoa Ditemukan Tewas di Banda Aceh

Ketiga korban yang dibunuhnya yaitu Tjisun (45) kemudian istrinya Minarni (40) dan terakhir anak mereka Callietos NG (8). Ia menghabisi nyawa korban pada Jumat (5/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ditemukan pada Senin (8/1) malam, suami dan anak kecil terdapat luka bacok di leher. Sementara istrinya ditemukan dalam kondisi telanjang bulat dan terdapat luka bekas cekikan di leher. Pelaku juga mengunci korban di dalam.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait apakah pelaku memperkosa Minarni sebelum dibunuh atau tidak. “Korban tidak diautopsi. Hasil visum luar terdapat luka tajam di leher,” jelas Misbahul.

Sementara motor satu unit motor milik korban yang sempat dinyatakan hilang kini sudah diketahui keberadaanya. Polisi mengamankan motor tersebut di wilayah Aceh Barat, Aceh.

“Nanti anggota akan ke Aceh Barat untuk mengambil barang bukti,” ungkap Misbahul.

Pelaku Ridwan berhasil ditangkap di Bandara Kuala Namu Sumatera Utara pada Rabu (10/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Penangkapan yang dilakukan personel gabungan Satreskrim Polresta Banda Aceh dan Polda Sumatera Utara ini dipimpin Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP Muhammad Taufik.

Sehari setelah ditangkap, Ridwan dibawa pulang ke Aceh. Dia tiba di Mapolresta Banda Aceh sekitar pukul 16.00 WIB dan dikawal sejumlah polisi yang dipimpin Taufik. Begitu tiba, pelaku yang mengenakan sebo dan tangan diborgol ini langsung dihadirkan dalam jumpa pers.

“Pelaku mengaku membunuh korban dengan pisau,” kata Misbah. [*]


Sumber: Detik.com

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz