Jelang Musda XIII KNPI Aceh, Pemerintah Diminta Satukan Hati Pemuda

Marzuki, SH (Cek Ki)

Kliksatu.com, Pidie – Konflik kepengurusan di DPD KNPI Aceh mintak diakhiri secara baik-baik, untuk itu Marzuki, SH memintak kepada Pemerintah harus tegas dan memberikan solusi dalam hal menyelesaiakan konflik ditubuh KNPI khususnya KNPI Aceh.

Menurut politisi partai Demokrat ini, harus ada kompromi dan titik temu dari kedua kubu kepengurusan KNPI Jamaluddin  maupun Zikrullah, kalau mau membangun dan membesarkan organisasi KNPI.

“Tugas Pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan ini bukan orang lain dan tidak memihak ke kiri atau kanan”, tegas Cek Ki di Sigli, Rabu (26/7). Dia menyarankan agar kubu Jamal dan Zikri bertemu untuk mencapai sebuah kesepakatan, dan hal ini difasilitasi oleh Pemerintah sebagai pihak penengah.

Saya menyarankan kedua kubu diterima atau disatukan oleh pemerintah,  Tidak bisa ada yang dimenangkan atau dimatiin. Karena ini bukan persoalah hidup dan mati, tapi sebuah organisasi kepemudaan yang besar tidak baik terus berkonflik.

Suka tidak suka KNPI saat ini ada dualisme, sebaiknya pemerintah turun tangan untuk menyelesaikannya. Penyelesaian masalah dualisme itu lebih peting dibanding Musda. “Kondisi itu tidak boleh dibiarkan oleh pemerintah. Ibarat seorang ayah, pemerintah harus turun tangan menyelesaikan perbedaan yang terjadi pada anak-anaknya,” pinta Cek Ki.

Bila ini dibiarkan maka pemerintah ikut andil memecah belah pemuda. Bila pemerintah Irwandi punya niat menyatukan KNPI pasti bisa. Saat ini pemerintah terkesan diam-diam saja, seolah-olah tidak ada persoalan pada pemuda. “Saya yakin Pak Irwandi mau menyatukan dua kubu ini untuk persatuan pemuda,” tutupnya. [*]

Tinggalkan Kami Pesan

Jadilah yang Pertama untuk Komentar!

Notify of
avatar
wpDiscuz