Keraton Kasepuhan Kembali Dibuka untuk Wisatawan

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat.

CIREBON-Hampir 3 bulan tutup total karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Keraton Kasepuhan Cirebon mulai,Sabtu (30/5/2020) dibuka kembali.

“ Museum Pusaka di Keraton Kasepuhan, Taman Goa Sunyaragi, dan Makam Sunan Gunung Jati dibuka kembali untuk wisatawan baik pelajar maupun umum.Tentunya kami akan mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan menyediakan hand sanitizer setiap pintu masuk dan tempat cuci tangan dan pengunjung pun diwajibkan menggunakan masker,” ujar Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat.

Sultan Sepuh menuturkan, wisatawan yang berkunjung ke Keraton Kasepuhan maupun objek wisata religi lainnya masih dari dalam kota.

“Kalau wisatawan asing diprediksi hingga Desember belum akan berkunjung. Ini melihat situasi dan kondisi Internasional yang belum terlihat adanya perkembangan signifikan,” tuturnya.

Masih kata Sultan, pihaknya saat ini sedang melakukan penataan dan bersih-bersih di lingkungan Keraton.

“Karena pengunjung masih belum kembali normal, kami manfaatkan hari operasional pertama untuk bersih-bersih dan melakukan penataan. Pembukaan pariwisata juga dalam rangka menyambut New Normal Life atau Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

PRA Arief Natadiningrat berharap New Normal Life atau Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) dapat menghidupkan kembali ekonomi masyarakat khususnya di Kota maupun Kabupaten Cirebon.

“Jadi di dalam pandemi ini pariwisata bisa berjalan dengan baik berdampingan dengan wabah covid-19. Mudah-mudahan ini bisa mengangkat ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (eza)

Penulis:
Editor: Antareza